Cara mudah membersihkan noda BAB pada popok bayi

Cara-mudah-membersihkan-noda-BAB-pada-popok-bayiBagi temen-temen yang udah punya momongan pasti sudah merasakan suka duka merawat bayi, termasuk membersihkan noda Pup atau BAB pada popok bayi, nah hari ini saya liat status temen facebook saya yang menarik untuk disimak dan dicoba yaitu cara membersihkan noda BAB pada popok bayi, berikut ini tips dari temen saya Wulan Puspitasari tentang bagaimana caranya membersihkan noda BAB pada popok bayi dengan mudah dan cepat.

Ada beberapa kalimat yang saya revisi untuk perbaikan namun tidak mengubah makna isinya.

Ayah dan Bunda, pernah kesulitan membersihkan noda pup pada popok bayi? Ayah dan Bunda bisa gunakan sabun mandi batangan lhoo, iya sabun mandi yg biasa digunakan keluarga ketika mandi, ternyata sangat membantu untuk menghilangkan noda BAB pada popok bayi dengan cepat dan mudah, berikut ini caranya.

  1. hilangkan/buang feses terlebih dahulu.
  2. oleskan sabun mandi pada popok yg terkena noda.
  3. kucek sebentar dan bilas. Trataaaa…. Hilang dech nodanya.

* untuk clody, cuci kembali menggunakan deterjen supaya tidak mengganggu daya serap clody.

Selain bisa untuk membersihkan noda pup atau bab, sabun mandi batangan bisa juga digunakan untuk membersihkan noda lemak, atau noda lainnya, lainnya, misal noda darah. Jadi bisa juga digunakan untuk membersihkan noda darah menstruasi, yang mungkin berbekas di celana dalam atau kain sprei.

Silakan dicoba, semoga tips ringan ini bermanfaat.

16. January 2015 by Wahyu Wardana
Categories: Catatan Biasa | Leave a comment

Konsistensi, Sejauh Mana Konsistensi Anda

Masih mengutip status facebook dari teman, guru, senior, sekaligus motivator favorite saya, kali ini menulis tentang ‘konsistensi’ yang wajib Anda pertahankan. Berikut ini saya kutip dari status facebook beliau.

Konsistensi…

Itu yang membuat seseorang menjadi besar dan hebat. Tiger Wood adalah super golf asal US dan konsistensilah yang telah membuat dia mampu menjuarai berbagai even golf kelas dunia. Keberhasilannya diraih berkat latihan dan ketekunan yang luar biasa, ia tidak lantas beralih profesi menjadi “pemain kelereng” hanya gara2 dia tidak menjadi juara lagi di sebuah even besar, dia tetap menjadi pemain golf.

Itulah super star sesungguhnya, tetap konsisten dan mencintai profesi yang dipilihnya. Passion adalah salah satu yang telah membawa dia tetap konsisten pada pilihan tersebut. Hukum ini berlaku disemua bidang kehidupan.

Melompat-lompat adalah cara tercepat untuk anda gagal…

Yang membuat saya tetap bertahan seperti sekarang ini adalah karena saya mencintai apa yang saya lakukan. I’m a marketer, not a bug finder…

(by. Rully Kustandar)

11. January 2015 by Wahyu Wardana
Categories: Catatan Biasa | Leave a comment

Tentang Passion, Sadarilah Passion Anda

Pagi-pagi buka timeline facebook, ada status dari teman, guru, senior, sekaligus motivator favorite saya yang status facebooknya pagi ini cukup menjadi bahan renungan dan seolah-olah bahu ini ditepuk agar saya segera bangkit dan menyadari segala kesalahan untuk berubah lebih baik. Berikut ini saya kutip dari status facebook beliau.

Passion itu tidak boleh karena uang, kalau passion karena uang, percayalah, kalaupun berhasil tidak akan lama. Ciri-ciri orang dengan passion uang adalah, ia akan berhenti melakukan pekerjaan itu kala ia tidak lagi bisa menghasilkan uang…

Cape kalau passionnya adalah uang. Uang dikejar bakalan lari, makin kenceng di kejar makin kenceng dia larinya. Dan anda akan meninggalkan pekerjaan itu saat Anda tidak memperoleh uang darinya, itu ciri2 passion yang dibangun dengan uang…

Pekerjaan apa, yang kalau Anda diminta untuk melakukan pekerjaan tersebut tanpa dibayar satu rupiahpun, Anda akan lakukan pekerjaan tersebut dengan sangat-sangat sempurna, nah itulah passion Anda. Uang itu bonus bagi mereka yang punya passion…

Seorang penyanyi yang memiliki passion pada profesinya, ia akan tampil prima dan sama mengagumkannya, saat dia tampil dibayar puluhan milyar, maupun ia tampil tanpa dibayar satu rupiahpun…

Tiap orang punya passion masing2, namun sering kali orang meninggalkan passionnya hanya karena melihat rumput tetangga dan ahirnya mengejar uang. Mungkin saja dapat, tapi biasanya hanya sesaat, lalu hilang dan galau, dan sesungguhnya ia sudah kehilangan banyak waktu untuk sukses pada apa yang menjadi passionnya…

(by. Rully Kustandar)

11. January 2015 by Wahyu Wardana
Categories: Catatan Biasa | Leave a comment

← Older posts